This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 16 April 2013

Akhir Yang Tidak Selalu Sempurna

Ketika kamu dan aku tiba di sini…
diantara ruas jarimu,
jari ku tertawa, termenung
bersama waktu yang berlangsung

Kau tersenyum padaku.
Kita menunggu pagi yang pasti,
esok yang cerah dan kebahagiaan di hari nanti

Kita terikat akar dan tanah
menyatu dalam kekuatan satu
dan tak pernah padam

Ketika nanti kau tumbuh dan berkembang
tebaran pesona aphrodite selalu kan kau bawa,
mentari selalu kan bersinar,
dan aku selalu kan berada di sisimu

Semua menjadi pasti
kembang api dan istana pasir
serta gegap gempita pesta
melebur kita dalam pelukan

Bersama zeus aku bawa bintang kembali bersinar
untukmu seorang dewiku
dan pelangi di antara kita.

Simpan bait terakhir lagumu
untuk kita bercumbu di lain waktu


[Jum'at, 03-Sep-2010]
http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/akhir-yang-tidak-selalu-sempurna/484755720608 

Kehidupan


Hidupku telah hancur
Tujuan masa kecilku tidak dapat ku gapai
Cita-citaku buyar
Masa depanku suram

Tapi hidup teruslah berjalan
karena itu kita tidak tau kedepannya
aku tetap optimis
pasti ilahi sudah menetapkan kebaikan di masa depan
Manusia hanya bisa merencanakan
tuhanlah yang menentukan

aku pengen kembali di masa yang lalu
memperbaiki kesalahan dahulu
untuk meraih kehidupan yang lebih baik lagi
Kehidupan emang pedih.....



[Rizal, 3 Oktober 2011]
http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/kehidupan/10150413301905609 

CINTA


CINTA adalah perasaan yang ada didalam hati
CINTA adalah perasaan tuk saling memiliki
CINTA bagaikan api
yang bisa membakar siapa saja yang di kehendakinya

CINTA berhak dimiki siapa saja
CINTA tak memandang harta dan usia
CINTA tidak memandang status
CINTA tidak bisa dibayar dengan apapun

dengan CINTA tuhan menciptakan kita
dengan CINTA ibu membesarkan kita
dengan CINTA ayah menafkahi kita
dengan CINTA pula kita bisa mengenal dunia

Hidup tanpa CINTA hampa rasanya
Hidup kebanyakkan CINTA napsu adanya
CINTA disalurkan dengan baik
maka baik pula akhirnya
tapi jika CINTA disalurkan dengan napsu
maka nerakalah akhirnya

karena CINTA kita ada didunia
dan karena CINTA kita pasti akan meninggalkan dunia

salurkan CINTA sesuai dengan syariat agama
bukan dengan napsu belaka


[Rizal, 12 Oktober 2011]
http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/cinta/10150424957900609

DIRIMU


Dirimu meninggalkanku
saatku benar-benar mencintaimu
jejakmu semakin menjauh
saat hatiku gunda karenamu

seharusnya kau ada disini
menemaniku disetiap sunyi
menghiburku disaat sedih
memelukku disaat ringkih

Kau bagaikan mentari pagi
yang menyinari di pagi hari
kau bagaikan embun pagi
yang menyejukkan hati ini

kau adalah penyemangat hidupku
kau pelita hidupku
yang menyinari gelapnya hidupku
diriku hampa tanpa dirimu
Karena kamu adalah BIDADARI DALAM HIDUPKU



[Rizal, 12 Oktober 2011]
http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/dirimu/10150424933595609

CINTA & RINDU

Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat
Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi
Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu





[Rizal, 21 Maret 2010]
http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/cinta-rindu/426267640608

KARENA KU CINTA KAU

melihatmu adalah bahagia ku
tawa mu adalah tangis ku
bahagia mu adalah sedihku
menggapaimu adalah kesulitan untuk ku
kekasih mu adalah penghalang bagi ku
sakit yang s’lalu ku rasakan
takkan pernah bisa kau rasakan
harapan sesaat yang kau berikan
seperti ingin tapi tak ingin
hanya menambah luka untuk ku
air mata yang s’lalu menetes
takkan pernah engkau ketahui
ku simpan semua ini






[Rizal, 21 Maret 2010]

http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/karena-ku-cinta-kau/426251750608
Bila Aku adalah Engkau
Bila Esok terus Menanti
Adakah Ruang / Waktu untuk Menyapa
Dan Merasakan yang Kurasakan
ila Esok adalah awal
Adakah Harapan menjadi milikku
Bila Esok adalah Akhir
Masihkah senyuman kau beri
untukku selalu untukku
ila Engkau adalah Aku
Bila Cinta terus Merekah
Adakah cara untuk mengungkap
Dan mengisahkan segalanya
ila hati terus terjaga
pastikan keajaiban
menanti di hadapanmu
Bila janji terus kau genggam
pastikan cahaya jiwamu
takkan redup
dan terus bersinar…
dan terus bersinar
ila janji terus kau genggam
pastikan cahaya
jiwamu takkan redup
Bila hati terus terjaga
pastikan keajaiban
menanti di hadapanmu
ila janji terus kau genggam
pastikan cahaya
jiwamu takkan redup
dan terus bersinar… adalah akhir
pastikan cahay jiwamu
takkan redup
dan terus bersinar




[Rizal, 21 Maret 2010] 
http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/terus-bersinar/426238305608

Puisi Untuk Ibu

besar pengorbanan yg Engkau berikan
tak satu'pun langkah'mu yg tak berarti di hidupku
kau keluarkan semua tenaga'mu untuk melahirkan'ku
meski semua yg terbaik telah ku berikan pada'mu
itu semua tak akan bisa menggantikan semua

secoret kata ini, kutuliskan
betapa besar pengorbanan'mu untuk anak'mu
kini aku bisa memahami,
betapa berartinya diri'mu di dunia'ku

tak mampu aku membalas semua pengorbanan'mu
hanya menghormati dan memberi yg terbaik untuk'mu
meski tak besar,aku terus berusaha untuk bisa membuat diri'mu tersenyum melihat anak'mu

IBU terimakasih, kasih dan pengorbanan'mu akan terus aku ingat.





[Rizal, 04 Maret 2010]
http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/puisi-untuk-ibu/390374850608

Memuji seorang wanita

Pucuk pagi masih teteskan kristal embun yang jernih
Satu demi satu menetes jua damai di hatiku
Batapa sanjung yang kau beri di sudut malam
Membuatku sadar bila ku layak dicinta pria

Bila sejuta pria memuji merangkai sejuta bunga kata
Ku biarkan berlalu bagai awan tersapu bayu, namun..
Bila bidadari yang memuji ….
Kau telah melemparku dalam fantasi Nirwana

Bagai rengkuh tanganku, bawa Aku berkelana
Mengelilingi Syurga menabur benih di taman hati
Sirami hati tandusku nan gersang
Dengan pancaran pesonaMu yang menusuk kalbu

Separuh nafasku terbang bersama pujian
Dari pria yang ku kagumi, yang ….
Nakal menyapa dalam mimpi
Mempermainkan rindu yang selalu terjaga

Bila Aku laut
Lautlah gelora rinduku
Pada permukaan air yang seolah tenang
Hanya engkau yang dapat menyelaminya
Hingga tak tersisa ……



[Rizal. 25 April 2010]
Puisi ini saya buat 25 April 2010 kemarin. dan awal saya posting puisi ini di FB...
http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/memuji-seorang-wanita/437364865608

Luka Hati

Aku disini terdiam
Tersentak tanpa kata
Seakan dunia gelap oleh kabut
Seolah cahaya hilang di telannya

Ku mencintai bukan membenci
Ketika ku coba untuk memahami
Arti cinta sebnarnya
Tapi kenapa hanya luka yang ku dapat

Kini ku coba untuk merajut kembali sehelai demi sehelai
Ketika rajutan itu akan utuh kau hancurkan dengan
Dengan sebuah silet tajam
Kau sayat seolah kau tak mempuyai rasa

Aku hanya bisa terdiam melihatnya
Seakan pasrah dengan semua
Karna ku mencintai
Buka ,aku yang di cintai

Semoga kau bahagia
Dengan luka ku ini
Semoga kau tenang
Dengan pederitaan hati

Sesungguhnya tuhan melihat
Mendengar
Dan mersakan
Apa yg kurasa
Dia tak diam
Tapi dia selalu mendengar do’a ku

Suatu saat kau akan tau
Arti cinta sebenarnya










[Rizal, 8-04-2010]

Puisi ini saya ambil dari catatan di FB saya. Ternyata banyak puisi yang sempat saya buat waktu saya masih SMA dan bahkan zaman aku masih SMP.

http://www.facebook.com/notes/rizal-gelu/luka-hati/431719205608